Aku dan Kita
Pencarian Google
Sabtu, 19 Mei 2012
Adakah "Sahabat"
Sekarang
Termenung menatap langit
Kulihat mentari mulai terbenam
Akan digantikan gelapnya malam
Masih ku terdiam
Masih ku tiada berkawan
Kemanakah gerangan
Sahabat sejati kini menghilang
Ketika kutanya kemana dia pergi
Rasa ingin aku mengikuti
Karena sahabat sejati
Tetap tersimpan dalam hati
Cinta Datang
Perlahan semakin dekat
Seiring cinta menyapa
Menorehkan kata-kata manis
Tak terbayangkan keindahannya
Ketika ia datang
Kusambut dengan senyuman
Hati yang terluka kini hilang
Karena kau memberi pujian
Terhanyut dalam dekapan
Hangatnya kasih sayang
Seperti sang surya mulai bersinar
Mengalahkan pekatnya malam
Jumat, 18 Mei 2012
Ketika Dia Pergi
Pikiranku melayang
Mencari letak kekosongan
Dalam keindahan dan keramaian
Tetapi sepi yang kurasakan
Siapakah gerangan
Sosok yang terdiam sendiri
Menanti pelangi diterik siang
Yang tak kunjung datang
Kulihat lagi sosok yang terdiam
Bangkit dan mulai melangkah
Tertunduk tanpa berkata-kata
Melewati batas masa
Tatapan penuh makna itu
Perlahan menghilang dari pandangan
Terbang seolah ingin mengucapkan
Selamat tinggal
Apakah Cinta
Datang dan pergi
Seperti angin yang tak hentinya berhembus
Seperti siang dan malam
Mengalirkan keindahan dan pesona
Cinta
Dikala datang terasa indah
Dikala pergi terasa sakit
Namun tetap dikagumi
Tak sedikit yang dibuat terlena
Karena cinta menjadi buta
Buta akan akal fikiran
Dan mengabaikan logika
Langganan:
Postingan (Atom)





